Senin, 16 Februari 2009

Kaspersky Mobile Security, Antivirus Ampuh untuk Ponsel

Saat ini, ponsel juga telah menggunakan sistem operasi terbuka seperti Symbian dan Windows Mobile, sehingga aplikasi buatan pihak ketiga bisa melengkapi kecanggihan dari fungsi standar pabrikan. Sistem operasi terbuka inilah yang akhirnya menjadi celah bagi masuknya program jahat, seperti virus, worm, dan juga Trojan horse.

Ngomong-ngomong mengenai virus ponsel, sebenarnya apa sih virus ponsel itu? Virus pada ponsel berarti segala program atau kode yang dapat menyebabkan aplikasi atau fitur ponsel tidak dapat digunakan semestinya. Biasanya virus disamarkan dalam bentuk yang menarik seperti game ataupun gambar. Supaya lebih menarik lagi, permainan ataupun gambar tersebut diselipkan kata-kata seronok.

Virus yang dapat menyerang ponsel dan PDA pertama kali ditemukan sekitar Juli 2004, saat ahli selular menemukan software yang mampu berpindah dan memperbanyak diri dengan perantara Bluetooth. Virus ini dinamakan Cabir. Setelah itu mulai bermunculan virus lain, seperti Commwarrior-A yang menyusup pada game The Mosquitos. Lalu muncul lagi virus ponsel yang dapat mengirim MMS otomatis ke nomor yang ada dalam inbox.

Virus bukan satu-satunya perusak ponsel. Ada worm atau cacing yang bertempat tinggal pada memori ponsel yang aktif dan bisa menduplikasi dengan sendirinya. Worm menyebar ke ponsel lain melalui e-mail, chatting, LAN, dan Bluetooth.

Berbagai Virus Ponsel
Contoh virus jenis worm ini adalah Cabir. Cabir menyebar melalui koneksi Bluetooth dan masuk ke dalam ponsel melalui inbox, misalnya berupa file dengan ekstensi sys (mirip aplikasi Symbian). Saat file sis tersebut diklik dan di-install, Cabir mulai mencari mangsa baru, yaitu ponsel dengan akses Bluetooth terbuka untuk menginfeksinya. Nama lain dari Cabir adalah SymbOS/Cabir.A, atau bisa juga dinamai Cabir.A,Worm atau bisa juga disebut virus Caribe.

Cabir akan mengaktifkan Bluetooth secara periodik sekitar 15-20 menit sekali. Tidak ada kerusakan file yang terjadi apabila ponsel kita terkena virus ini, tapi baterai akan cepat habis karena dipakai untuk mencari perangkat Bluetooth aktif lainnya. Untuk mencegahnya, yang dapat dilakukan adalah mematikan fitur Bluetooth di ponsel kita dan kita hanya mengaktifkan saat dibutuhkan saja.

Selain Cabir, salah satu jenis virus worm lainnya adalah Commwarrior yang menyebar melalui MMS dan koneksi Bluetooth. Setiap tanggal 14, ponsel akan me-reset dengan sendirinya. Nama lain dari Commwarrior antara lain adalah SymbOS/commwarrior.a.

Commwarrior menyebar dengan cara mengirim file yang menarik ke ponsel kita. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan tidak menggunakan Bluetooth secara sembarangan dan jangan menerima file yang tidak diketahui asal-usulnya.
Perusak ponsel lainnya adalah Trojan Horse. Trojan Horse adalah suatu program jahat yang berpura-pura ramah. Trojan dapat merusak program pada ponsel. Trojan tidak dapat menduplikasi dirinya seperti worm.

Salah satu jenis dari Trojan adalah Skulls dengan nama lengkap SymbOS.skulls. Nama lain dari virus ini adalah SKULLS.A. Skulls akan mengganti sistem di dalam ponsel dan menyebabkan icon menu utama berubah menjadi gambar tengkorak.

Tidak hanya gambar yang diubah, Skulls juga akan melumpuhkan aplikasi yang icon-nya tadi diubah. Jadi pada saat kita memencet icon dari aplikasi tersebut, maka akan muncul pesan sistem error. Terdapat tiga jenis skulls yaitu Skulls A, Skulls C, dan Skulls H. Cara mencegah virus ini adalah dengan menolak meng-install aplikasi ini dan selalu menutup koneksi Bluetooth saat tidak dibutuhkan.

Salah satu jenis virus Trojan lainnya adalah Doomboot. Virus yang bernama lengkap SymbOS.Doomboot.A. Cara kerja dari virus ini adalah dengan membuat file korup (rusak) dan setelah ponsel terinfeksi maka virus lainnya akan ditempatkan dalam ponsel kita. File yang korup tadi akan membuat ponsel tidak dapat melakukan booting.

Virus Doomboot masuk ke dalam ponsel dengan seakan-akan menyerupai game Doom versi Symbian. Virus ini sangat pandai menyaru, karena setelah ponsel terinfeksi, tidak ada tanda apa pun bahwa ponsel telah terinfeksi virus. Virus ini juga secara otomatis akan menyebar melalui Bluetooth dan mengakibatkan konsumsi baterai ponsel menjadi berlebihan sehingga baterai cepat habis. Doomboot akan membuat ponsel tidak dapat melakukan booting saat kita mematikan ponsel dan menyalakan kembali.

Cegah dengan Antivirus Canggih
Sebagai langkah antisipasi dari virus-virus di atas, Anda perlu meng-install antivirus. Salah satunya Kaspersky Mobile Security. Kaspersky adalah perusahaan antivirus dari Rusia. Awalnya, pada tahun 2004 mereka berhasil mendeteksi dan menghilangkan virus di ponsel bersistem operasi Symbian dan Windows Mobile. Virus yang dapat mereka atasi adalah jenis Trojan dan juga worm.

Dalam menangani virus, Kaspersky akan melakukan scanning terhadap semua file yang masuk ke ponsel. Saat terdeteksi ada virus, ponsel akan langsung berbunyi. Update-nya pun tersedia melalui GPRS. Di samping scan otomatis, Kaspersky juga menyediakan opsi untuk pemindaian virus secara manual.

Selain sebagai antivirus, Kaspersky Mobile Security menyediakan fitur pengamanan data dari pencurian. Melalui Kaspersky, Anda dapat memblokir ponsel dari jarak jauh dan mencari tahu di mana lokasi ponsel Anda.

Untuk menyediakan fasilitas ini, Kaspersky menggabungkan fitur SMS Block, SMS Clean, dan SIM Watch. Fitur SMS block secara otomatis akan memblokir ponsel dengan password yang telah ditentukan sebelumnya. Caranya dengan mengirimkan SMS ke ponsel yang baru hilang. Fitur SMS Clean secara otomatis akan mengosongkan semua isi ponsel dan kartu memori dengan SMS. Kedua fitur ini hanya berfungsi jika SIM Card Anda masih terpasang dan ponsel belum dimatikan oleh sang pencuri.

Jika kebetulan yang mencuri ponsel Anda buru-buru mematikan ponsel begitu dicuri olehnya, dan menggantinya dengan SIM Card lain, maka fitur SMS Watch akan bekerja. Kaspersky secara diam-diam akan mengirimkan SMS dari nomor sang pencuri dan mengirimkannya ke nomor Anda. Selanjutnya, Anda tinggal mengurus kartu baru dengan nomor yang sama, ke operator seluler yang Anda gunakan untuk menerima SMS Watch dari ponsel Anda. Dari data nomor telepon yang didapat, Anda bisa melacak di mana lokasi sang pencuri.

Selain itu, Anda dapat memanfaatkan Kaspersky sebagai penangkal spam. Seperti kita ketahui, sampa saat ini ponsel baru bisa memblokir telepon saja, tidak untuk SMS dan MMS. Nah, di sini Kaspersky menyediakan solusi untuk menangkal spam yang masuk melalui SMS dan MMS.

Yang unik, aplikasi ini juga bisa menyediakan firewall bagi ponsel Anda. Jadi Anda tak perlu khawatir akan terkena virus, saat mengakses internet dari ponsel.

Untuk meng-install aplikasi antivirus ke ponsel, unduh Kaspersky (kmsecurity_wm_sp_7.0.1.37_en.cab/sis, 508KB) dari situs http://www.kaspersky.com/productupdates?chapter=207716169. Setelah itu, pilih jenis sistem operasi, dan bahasa yang ingin Anda instalasikan, lalu salin file tersebut ke memori ponsel. *

Google Earth 5.0 Beta: Selami Lautan Hingga Jelajahi Mars

Mantan Wapres AS Al Gore memperlihatkan tampilan Google Earth 5.0 saat peluncuran di California Academy of Sciences San Francisco, Senin (2/2).





















BANYAK jalan menuju Mars. Tak percaya? Silahkan klik menu "Mars" yang tertera di toolbar Google Earth. Ya, di sini, Anda bukan hanya bisa "berjalan-jalan" menikmati wajah planet Merah ini dalam resolusi paling tinggi dan terbaru. Bahkan, permukaan dan informasi mengenai pendaratan pesawat dan fitur-fitur menarik lainnya pun bisa Anda akses pada fitur baru hasil kolaborasi Google Earth dan NASA ini.

Google Earth, sebagai aplikasi peta penjelajahan dunia itu kini telah sampai pada versi 5.0 Beta. Perusahaan raksasa peranti lunak itu mengumumkan bahwa versi terakhir Google Earth ini tak lagi hanya akan mengajak Anda berjalan-jalan di muka bumi, melainkan juga luar angkasa hingga berkeliling di bawah laut dan samudera.

Setelah Mars kita meluncur ke dalam laut. Karena peta berformat 3D ini akan mengajak Anda bukan sekadar mencari tempat pelesir berupa pantai, melainkan juga menjelajahi permukaan laut yang bergelombang hingga masuk ke dalamnya yang paling dasar untuk bertualang menikmati terumbu-terumbu karang atau menyusuri kapal-kapal karam.

Layanan peta ini juga memuat 20 fitur berisi informasi tentang riset, penelitian, serta penjelajahan samudera. Dan dengan meng-klik beberapa tanda di bagian-bagian tertentu, kita bakal menemukan tanda sajian video dokumentasi milik National Geographic dan BBC. Di sini, kita bukan saja bisa ihwal perubahan iklim, melainkan juga spesies makhluk hidup laut apa saja bahkan yang sudah terancam punah.

Uniknya, kita bisa mengubah kamera untuk menghasilkan kesan seolah-olah kita tengah berjalan di atas permukaan laut, menyelam, dan mencari beragam dive sites menarik seperti mengunjungi segitiga bermuda, gunung berapi bawah laut, atau bangkai kapal. Caranya, klik Layers yang diberi tanda "Ocean" dan untuk melihat perubahannya, Anda tinggal memperbesarkan pandangan saja permukaan laut yang bergelombang dan kita pun bisa sampai masuk ke dalamnya untuk melihat pemandangan dasar laut.

Kiranya, menjelajah planet Mars hingga mengarungi bagian terdalam dari lautan dengan panduan Google Earth ini akan memberikan pengalaman tersendiri. Dan tentu saja, memberi pengetahuan yang juga baru dan bermanfaat. Tak heran, seorang Al Gore memberikan komentar yang terdengar cukup memuji perusahaan raksasa peranti lunak ini sebagai “a magical experience".

"Sekarang ini Anda bisa menyelam hingga seluruh samudera yang menyelimuti hampir tiga perempat planet ini dan bertuialang ke tempat-tempat baru nan mengesankan yang tidak bisa diakses pada versi sebelumnya," ujar Al Gore.

http://tekno.kompas.com/

Mobile World Congress 2009 Digelar Hari Ini

BARCELONA, SENIN - Perhelatan akbar industri mobile dunia, 'Mobile World Congress (MWC) 2009' resmi digelar mulai hari ini, Senin/16/2) di Barcelona, Spanyol. Bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi juga upaya fokus terhadap krisis dan perbaikan ekonomi dunia melalui industri mobile.

"Leadership Summit and Government Mobile Forum” akan menjadi seminar pertama mengawali kongres tersebut. Selanjutnya, beberapa judul seminar lain juga siap meramaikan hari perdana kongres ini, seperti misalnya Mobile Application Developer Garage, Mobile Broadband for All: Showcasing the Economics of Deploying HSPA for Growth, Mobile Broadband Evolution Seminar: Do All Roads Lead to LTE? serta beberapa kegiatan lainnya.

Bagi mereka yang merasa punya keterlibatan langsung dengan industri mobile, kongres ini merupakan event yang sangat penting. Karena di acara inilah para CEO brand-brand top dunia berkumpul untuk berbicara banyak hal, bukan semata untuk kepentingan merek-merek terbaru mereka.

Bersama para pemimpin media dan pembuat keputusan di instansi pemerintahan dari berbagai belahan dunia-tahun lalu berjumlah 40 negara, mereka hadir dan berdiskusi ihwal program yang fokus pada persoalan krisis ekonomi dunia. Mereka berbagi pengalaman baru, semangat mencari inovasi baru, serta uji materi teori dan hasil-hasil penelitian di dalam tema-tema diskusi untuk mencari jalan terbaik agar industri mobile bisa berkontribusi bagi perubahan dunia.

Sementara di hari ini juga, GSMA (GSM Association) dan sebuah gugus tugas terdiri dari Telefonica, Vodafone, Orange, T-Mobile International, serta 3, memaparkan hasil studi kelayakan mereka tentang sistem pengukuran pengguna produk-produk mobile. Hal tersebut diharapkan kelak bisa membantu media dan agen-agen periklanan, merek, serta penerbit bisa menyampaikan kampanye mobile advertising mereka dengan lebih baik.

Studi ini merupakan bagian dari program GSMA dalam Metrik Media Mobile. Dengan studi inilah mereka menciptakan sebuah takaran proses bagi mobile browsing yang bisa menghargai privasi perangkat mobile milik para pengguna dan menyajikan kekayaan informasi rencana bagi banyak media dan komunitas periklanan.

"Untuk pertama kalinya komunitas periklanan punya akses yang asli, sebuah kumpulan data mobile audience yang bisa menyodorkan mereka ke situs-situs popular, peringkat berdasarkan jumlah pengunjung, waktu dan durasi kunjungan," ujar Rob Conway, CEO dan anggota Dewan GSMA.

"Hal itu akan memungkinkan perencanaan pemasaran menjadi lebih baik, sehingga bisa lebih mengakselerasi penjualan berbagai produk mobile advertising mereka," tambah Conway.

http://tekno.kompas.com/