Senin, 20 Oktober 2008

Walau Habis Terang




Ku terbiasa tersenyum tenang
walau aaaah…
hatiku menangis

Kaulah cerita
tertulis dengan pasti
selamanya dalam pikiranku

Uuhh.. Selamanya...

Peluk tubuhku untuk sejenak
Dan biarkan kita memudar dengan pasti
Biarkan semua seperti seharusnya
Takkan pernah menjadi milikku

Lupakan semua
tinggalkan ini
Ku kan tenang
dan kau kan pergi

Berjalanlah walau habis terang
Ambil cahaya cinta kuterangi jalanmu

Di antara beribu lainnya
kau tetap..
kau tetap..
kau tetap..
benderang..
Aaa...


Vterpan
704211008

1 komentar:

kang Ade Suherman mengatakan...

bagus fotonya... bagus juga ide lu bang...,